Keluarga Hantu di Ruko Batam
A Thread
#memetwit @InfoMemeTwit
Oleh: Ghost Writer
(Cerita nyata - cerita mistis)
Sembilan belas tahun yang lalu dengan modal yang saya pinjam dengan ayahku, saya datang ke kota Batam untuk membuka usaha, saat itu Batam tidak seramai sekarang. Mall besar seperti BCS, Nagoya Hill belum dibangun.
(Cerita nyata - cerita mistis)
Sembilan belas tahun yang lalu dengan modal yang saya pinjam dengan ayahku, saya datang ke kota Batam untuk membuka usaha, saat itu Batam tidak seramai sekarang. Mall besar seperti BCS, Nagoya Hill belum dibangun.
Dari kenalan, saya menyewa sebuah ruko di Komp Bumi Indah yang sekarang sudah dikenal dengan kawasan, yang dipenuhin dengan grosir tas dan parfum, sama dengan yang lainnya, saya juga melakukan dagang parfum disebuah ruko yang saya sewa.
Antusias dan semangat, kebetulan saya adalah suku Tionghua maka di lantai 2 ruko tersebut, saya menyembah dewa Guan Kong atau lebih dikenal dengan dewa perang, pada awalnya saya merasa baik-baik aja di ruko tersebut. Hingga akhirnya ada beberapa hal aneh yang terjadi.
Struktur ruko tersebut adalah dibawah ruko full toko yang men-display semua parfum saya, kemudian ada sebuah pintu bila dibuka adalah sebuah ruangan kecil yang disana saya menyembah dewa Thi Zhu Gong atau disebut Dewa tanah, kemudian ada sebuah tangga menuju ke lantai 2.
Sampai di lantai 2 yang pertama adalah sebuah ruang dapur dan WC. Kemudian menuju sebuah lorong yang saya sekat menjadi beberapa kamar. Kamar-kamar tersebut saya sewakan sebagai kos kepada karyawan yang bekerja di sekitarnya.
Kejanggalan dimulai ketika para staff suka menempel hal-hal yang berbau religius di pintu kamar. Mereka tidak memberitahukan kepada saya apa yang terjadi dan saya pun tidak mau bertanya banyak hingga akhirnya semua penghuni kos meninggalkan kosku.
Akhirnya hanya saya yang tinggal di ruko itu sendirian. Dan kejadian mistis mulai terjadi padaku dan selalu terjadi. Saya sering melihat seorang wanita melewati dapurku, seorang pria melewati lorong kosku.
Kadang-kadang beberapa anak putri yang kira-kira umur 7 atau 9 tahun muncul berdiri di sampingku.
Saya sangat takut tetapi demi usaha dan situasi ekonomi pada saat itu, saya tidak mungkin meninggalkan begitu saja.
Saya sangat takut tetapi demi usaha dan situasi ekonomi pada saat itu, saya tidak mungkin meninggalkan begitu saja.
Saya sudah mencari beberapa orang pintar untuk melakukan pengusiran tetapi yang terjadi justru hantu-hantu ini muncul dengan frekuensi lebih tinggi.
Akhirnya saya pergi ke orang pintar yang bisa berbicara dengan dewa.
Akhirnya saya pergi ke orang pintar yang bisa berbicara dengan dewa.
Kata dewa, hantu yang menghuni di rumahku lebih banyak daripada yang saya perkirakan, benar-benar hal yang buat saya stress. Sudah dililit masalah keuangan dan dagang, malah sekarang ada-ada saja kejadian mistis begitu.
Akhirnya saya merasa harus ada jalan keluar, daripada melawan mereka, saya mencoba menyogok mereka.
"MEREKA” karena saya tahu dari orang pintar bahwa yang muncul adalah satu keluarga hantu. Saya meletakkan kue dan membakar lilin kemenyan,
"MEREKA” karena saya tahu dari orang pintar bahwa yang muncul adalah satu keluarga hantu. Saya meletakkan kue dan membakar lilin kemenyan,
dan saya berdoa agar mereka menerima persembahanku, belum 2 detik, PAS !!! dihadapan mukaku, tempat saya meletakkan kue, seorang perempuan mengambil kueku dan memakannya.
Sungguh penampakan yang mengerikan, saya segera lari ke kamar atas (saya melakukan sesajen dilantai bawah,
Sungguh penampakan yang mengerikan, saya segera lari ke kamar atas (saya melakukan sesajen dilantai bawah,
di ruang saya menyembah Dewa Thi Zhu Gong tersebut), segera saya ke altar Guan Gong, saya mengambil patung Guan Gong tersebut dan memeluknya, saya tidak berani kemana-mana, saya hanya duduk dan memeluk patung Guan Gong hingga esok paginya.
Paginya, saya memberanikan diri untuk turun ke lantai bawah untuk membuka ruko. Kue yang saya sembah untuk keluarga hantu masih di situ, namun bentuknya sudah berlendir-lendir dan menggelikan, seperti pernah dikunyah saja.
Di hari itu, saya seperti biasa melayani pelanggan, hingga akhirnya salah satu pelanggan yang mau membayar, berdiri dengan tegang seperti ketakutan dan membatalkan pembelian dan pergi begitu saja. Saya sadar itu pasti ulah anggota keluarga hantu.
Malam harinya, saya pergi ke rumah pacarku, lalu curhat dengan orangtuanya. Setelah berbincang-bincang orangtua pacarku memberi solusi agar aku tetap buka toko di sana tetapi malam harinya tidur di rumah mereka saja.
Segera saya balik ke ruko tersebut untuk mengambil semua pakaian dan dokumen saya, ketika saya jongkok untuk mengambil celana di lemari, hantu wanita berdiri di sampingku dan bertanya,
“Kamu mau pindah yah ?”
Saya tidak menjawab.
“Kamu mau pindah yah ?”
Saya tidak menjawab.
Segera saya mengambil barang pribadiku dan meninggalkan ruko tersebut.
Setelah saya pindah, saya sudah jarang ke lantai 2. Kebanyakan saya hanya buka tutup ruko di lantai bawah, tetapi saya percaya ini adalah pengaruh makhluk mistis,
Setelah saya pindah, saya sudah jarang ke lantai 2. Kebanyakan saya hanya buka tutup ruko di lantai bawah, tetapi saya percaya ini adalah pengaruh makhluk mistis,
usahaku kurang lancar akhirnya saya dibantu oleh saudara lain untuk menyewa sebuah toko di mall Lucky Plaza, akhirnya usahaku mulai membaik di Lucky Plaza dan saya menutup ruko berhantu tersebut.
Lima belas tahun sudah berlalu. Akhirnya ruko itu disewa oleh salah satu kawanku.
Lima belas tahun sudah berlalu. Akhirnya ruko itu disewa oleh salah satu kawanku.
Saya masuk dan menyapanya dan nongkrong di dalam. Saya tidak lagi mengungkit kejadian itu, di dalam benakku, karena saya percaya mungkin saat itu saya dalam keadaan stress dan mungkin semua itu adalah halusinasi saja,
maka tidak ada manfaatnya saya menceritakan kepada kawanku ini, yang ujung-ujungnya menakuti dirinya.
Kebetulan sehari sebelumnya, saya membeli HP iPhone terbaru. Saya menguji kualitas kamera ditoko tersebut, dengan mengambil beberapa foto didalam ruko tersebut.
Kebetulan sehari sebelumnya, saya membeli HP iPhone terbaru. Saya menguji kualitas kamera ditoko tersebut, dengan mengambil beberapa foto didalam ruko tersebut.
Ketika melihat hasil jepretan… Seorang anak lelaki sekitar umur 3 tahun dalam keadaan telanjang dan berwarna hijau muncul di hasil jepretan tersebut.
Sungguh terkejut saya melihat ada foto tuyul didalam jepretanku, saya rasa tidak bisa lagi saya menutupi hal tersebut,
Sungguh terkejut saya melihat ada foto tuyul didalam jepretanku, saya rasa tidak bisa lagi saya menutupi hal tersebut,
segera saya memberitahukan Herman (nama samaran) apa yg saya foto. Dia diam sejenak dan mengajak saya untuk duduk di McDonald depan mesjid itu. Dia menceritakan kepada saya, dia sudah mengetahui keberadaan para hantu dan mereka akan marah bila dia mencerita langsung di ruko itu.
Dikarenakan Herman sampai saat ini masih membuka dagang di sana, maka saya tidak akan menuliskan apa dagangannya, Menurut Herman kejadian aneh mulai ketika saudaranya dari Tanjung Batu menginap di ruko itu. Pernah sekali abang dan kakak ipar Herman tidur di salah satu kamar.
Abangnya terbangun di tengah malam karena haus dan ingin mengambil air putih. Tetapi alangkah kagetnya melihat seekor kalajengking yang sebesar tangan orang dewasa hinggap di muka istrinya. Abangnya kaget dan tidak berani membangunkan istrinya,
segera dihidupkan lampu dalam kamar dan tiba-tiba kalenjengking itu menghilang begitu saja, karena pas melihat kalenjengking itu dalam keadaan lampu remang, maka dia menganggap dirinya yang keliru ataupun halusinasi.
Kejadian berikutnya adalah ketika Herman melewati dapur.
Kejadian berikutnya adalah ketika Herman melewati dapur.
Muncul penampakan kalajengking lagi sebesar seekor kuda menunggu di sana. Mungkin para pembaca menganggap ini bagaikan film Journey To The West, tetapi itu lah yang terjadi. Herman segera kembali ke kamarnya dan berdoa untuk beberapa menit
dan berteriak atas nama Tuhan yang dia percaya sambil melihat kembali.
Akhirnya Kalajengking itu sudah lenyap. Perlakuan para anggota keluarga hantu dengan saya dan Herman berbeda. Karena Herman selalu diganggu dalam hal yang lebih positif.
Akhirnya Kalajengking itu sudah lenyap. Perlakuan para anggota keluarga hantu dengan saya dan Herman berbeda. Karena Herman selalu diganggu dalam hal yang lebih positif.
Misalnya, barang dagangan Herman selalu disusun rapi oleh hantu-hantu itu.
Walaupun begitu Herman merasa terganggu juga bila mereka muncul di situ. Walaupun bertentangan dengan kepercayaan Herman,
Walaupun begitu Herman merasa terganggu juga bila mereka muncul di situ. Walaupun bertentangan dengan kepercayaan Herman,
Herman akhirnya mendatangkan seorang suhu dari Myanmar yang kebetulan dia kenal dari saudaranya.
Suhu dari Myanmar ini sangat low profile, dia tidak menerima sumbangan uang berlebihan. Dia hanya menerima uang secukupnya untuk transportasi
Suhu dari Myanmar ini sangat low profile, dia tidak menerima sumbangan uang berlebihan. Dia hanya menerima uang secukupnya untuk transportasi
serta sangat senang menerima permen dan buah-buahan. Setelah diceritakan kejadian dirumah, suhu mulai melakukan ritual-ritual di rumahnya. Kemudian Herman dipersilahkan duduk di lantai bersebelahan dengan suhu tersebut.
Diruang itu masih ada 3 saudara Herman yang sedang menyaksikan acara ritual tersebut. Suhu Myanmar bisa berbahasa Tiochiu, oleh sebab itu tidak ada masalah dalam komunikasi. Setelah proses ritual akhirnya Suhu mulai berkomunikasi dengan para makhluk mistis tersebut,
dari situlah kita mengetahui asal usul para keluarga hantu tersebut.
Ternyata para hantu yang menghuni di ruko ini betul-betul satu keluarga, Pada saat hidup, mereka sekeluarga adalah pelayan seorang Kapitan Belanda & Jepang yang bernama Tan Ah Kiaw.
Ternyata para hantu yang menghuni di ruko ini betul-betul satu keluarga, Pada saat hidup, mereka sekeluarga adalah pelayan seorang Kapitan Belanda & Jepang yang bernama Tan Ah Kiaw.
Tan adalah Kapitan di posisi kecil di Selat Malaka. Para keluarga hantu sebelum meninggal bekerja dengan Kapitan Tan yang baik hati dengan mereka hingga akhirnya Kapitan Tan meninggal tanpa wasiat, akhirnya keluarga ini dijual paksa sebagai budak oleh para VOC ke Batam
dan akhirnya meninggal di rawa-rawa tepatnya di bawah ruko sekarang ini. Mereka meninggal tanpa alasan yang jelas, arwah mereka gentayangan sejak itu.
Menurut Suhu, Herman sangat mirip dengan Kapitan Tan dan para keluarga hantu mengira Herman adalah mantan tuannya.
Menurut Suhu, Herman sangat mirip dengan Kapitan Tan dan para keluarga hantu mengira Herman adalah mantan tuannya.
Walaupun sering muncul tetapi mereka tidak pernah menyusahkan Herman, malahan toko Herman di ruko ini selalu ramai dengan pengunjung karena aura pelaris oleh keluarga hantu ini.
Akhirnya Herman membuat kesepatan dengan para keluarga hantu melalui komunikasi oleh Suhu,
Akhirnya Herman membuat kesepatan dengan para keluarga hantu melalui komunikasi oleh Suhu,
mereka diharapkan tidak muncul di hadapan manusia tetapi mereka akan selalu diberi sesajen oleh Herman setiap minggunya. Hingga kini ruko tersebut sangat membawa hoki laris dengan jualan-jualan Herman. Nasib Herman juga berubah drastis,
segala macam taruhan dan rencana bisnis yang dijalankan melalui ruko itu kini selalu membuahkan hasil yang menyukseskan.
TAMAT.
TAMAT.
Source: @jokerhorror
Untuk baca Thread Lainnya di Versi Mobile klik Versi Desktop dulu dibagian paling bawah,lalu pilih Label maupun Penulis,dan pilih judul yg mau di baca..
Enjoy!!!!
