Sepasang Kuburan dalam Kamar

SEPASANG KUBURAN DALAM KAMAR
#truestory 
#hantukontrakan
#DadangLasmana
#kisahmistisku
#kisahmistis

Assalamualaikum....🙏 ini sekedar intermezo ya man teman... Berhubung saya masih mentok mikirin kelanjutan cerita HUMA.... Barusan banget saya ngobrol sama mama. 

Obrolan antara anak dan ibunya, ngalor ngidul sampailah pada obrolan 14 tahun kebelakang, yaitu saat saya masih menyewa Rumah kontrakan di cijaura daerah ciwastra bandung. Jadi teringat sesuatu....

Begini ceritanya.....

Minggu pagi, entah tanggal berapa saya lupa yang jelas bulan November tahun 2006.

Saya dan bundanya anak anak (saat itu kami masih bersama) sibuk mengepak ngepak barang dan memilah mana yang akan kami bawa buat di kontrakan yang baru dan mana yang akan kami buang atau kasihkan sama tetangga. 

Setelah beres ngepak semua barang, saya pun mencari mobil sewaan untuk pindahan, karena tempat kontrakan saya sebelumnya daerah industri yang jelas sekali banyak kontrakan maka mencari mobil sewaan buat pindah mudah, mereka banyak pada nonggkrong di jalan.

Singkat cerita kami pun sudah sampai di Rumah kontarakan yang baru, rumah itu cukup besar dengan tiga kamar tidur di dalamnya, ada ruang tamu dan ruang keluarga sehingga bundanya anak anak mengajak kakaknya beserta suaminya untuk tinggal bersama kami.

Rumah kontrakan itu asri, dengan banyaknya jendela membuat sinar matahari pagi masuk ke dalam Rumah, terletak di pemukiman yang lumayan padat penduduk, cuman posisi rumah itu di ujung persimpangan gang, selintas tak ada kesan angker atau menakutkan, walaupun memang dekar area pemakaman.

Hari hari pertama, tidak ada gangguan apapun, waktu itu kami baru memiliki satu anak yaitu Jasmine yang baru berusia satu tahun kurang, karena ulang tahun jasmine yang ke satu tahun itu beberapa hari setelah kami pindah kesana. 

Jasmine sendiri tidak rewel kalau malam hari tiba, cuman memang tetangga banyak yang bertanya 

"a dirumah aman aman aja kan ?" Kata mak Ijah salah satu tetangga di sebelah rumah itu. 

"Aman mak, gak ada apa apa kok, malah airnyapun bagus, bening, lancar lagi, kan kata mak ijah kalo air di daerah sini jelek yaa mak? Tapi air di rumah mah bagus kok mak" jawab saya sambil gendong Jasmine yang hendak keluar pagar. 

"Ooh yaa bagus atuh a kalo gak ada apa apa mah, aa nya suka ngaji sih yaa kalo malem malem? Terusin aa ngaji terus biar gak sepi" lanjut mak Ijah dengan senyuman penuh misteri.

"Mak ada apaan sih mak ?" Tanyaku penasaran,
"Nggak ada apa apa a, mudah mudahan aja betah yaa aa" jawab mak Ijah

Awal bulan puasa, ibu mertua datang dari Weleri Kendal Jawa Tengah, karena bundanya anak anak berasal dari sana. Keanehan demi keanehan di mulai dari sini....

Awalnya, malem jam setengah dua dini hari, bulan puasa hari ke lima kalo gak salah, saya terbangun karena pengen buang air kecil, saya mendengar suara anak anak bernyanyi membangunkan sahur di gang sebelah, setelah saya kembali dari kamar mandi, tiba tiba anak anak itu berteriak sambil berlarian seperti ketakutan, bundanya anak anak sudah bangun

"Ada apa yah, kok anak anak di luar kaya yang pada ketakutan gitu" tanya bunda nya anak anak, 
"Auu bund, lagi pada becanda palingan juga" jawab saya.
Ibu mertua dan kaka iparpun terbangun, setelah sahur lalu solat subuh seperti biasa dan tidak ada keanehan apapun.

Besoknya tetangga pada heboh, katanya semalam anak anak yang ngebangunin untuk sahur melihat, sosok anak kecil, dengan Rambut di kuncir, matanya belotot tapi masuk ke dalam dan giginya tajam tajam, gak memakai baju cuman pake celana warna hitam aja, duduk di tembok pintu dapur Rumah saya, terus pas anak anak lewat si anak misterius itu tertawa dan mengejar mereka.

"Mungkin yang tadi dini hari mereka berlarian itu gara gara sosok anak misterius itu yaa? Aah sabodo" pikirku, malamnya saya dan bundanya jasmine beserta jasmine buka puasa di luar, dan kembali ke rumah itu pukul delapanan, Rumah dalam keadaan gelap gulita, sepertinya ibu mertua sedang solat teraweh di mesjid, 

"A ini kunci, tadi mbah uti nitip, soalnya mbah uti dari sebelum buka udah berangkat ke mesjid, kayaknya sikringnya ngejepret a" kata mak Ijah tetangga sebelah.

"Ooh iya mak, makasih" kata saya,  lalu masuk lewat pintu belakang karena sikringnya ada di dapur, saat masuk keadaan gelap gulita, namun saya merasa sesak, seperti banyak orang, ada banyak bisikan bisikan tetapi gak jelas apa yang dibisikannya, badan seperti yang sedang desak desakan seperti kita sedang berada di pasar saat menjelang lebaran. Saya berhenti sejenak "Astaghfirulloh, Audzubillahiminnass syaitonirrodzim" lalu kunyalakan sikringnya, saat lampu menyala, yang tadinya sesak kembali normal dan serasa lega, saya buka pintu depan dan bunda bersama jasmine pun masuk.

Jasmine di turunkan dari gendongan bundanya, jasmine langsung berlari ke dapur sambil tertawa, lalu seperti sedang berbicara dengan sesuatu. Saya dan bundanya kaget, lalu buru buru jasmine saya gendong, jasmine nangis dan tidak bisa di hentikan, sampai dia tertidur. 

Tengah malam sekitar jam 12 an bundanya jasmine ngebangunin saya, dia minta tukeran tempat tidur, saya tidur di sisi bawah sementara bundanya jasmine di sisi atas sehingga posisi kami seperti huruf L dan Jasmine di tengahnya, tujuannya biar Jasmine tak terjatuh ke bawah karena dinding tembok dan kami menghalanginya. Saat saya terbangun, saya kaget karena Jasmine sudah tak ada di tempat tidur, begitupun bundanya sama kagetnya, kami cari cari ternyata jasmine lagi maen di pojokan kamar dengan cerianya, dia tertawa tawa, ngajakin ngobrol entah ke siapa, bundanya dengan segera menggendong, tetapi Jasmine malah nangis sambil meronta ronta pengen kepojokan kamar lagi, Jasmine nangis sampai pagi, bahkan sahurpun kami harus bergantian.

Besoknya ibu mertua bercerita, kemaren kenapa beliau pergi dan buka di mesjid karena beliau mendengar seperti ada orang yang sedang mandi di kamar mandi, awalnya seperti suara kran kamar mandi dibuka, dan suara air mengalir, tapi pas di lihat kran tidak terbuka, terus tak lama kemudian ada suara seperti orang sedang mandi dan ketika di samperin posisi pintu tertutup padahal sebelumnya di buka di dalam terdengar suara byur byur orang mandi dan suara wanita sedang bernyanyi, suara nya lirih sekali. Makanya beliau langsung ke berangkat ke mesjid. 

Bundanya jasmine pun bercerita kenapa semalam dia minta tukeran posisi tidur, ternyata semalam dia di bangunin sama suara nenek nenek "NENG... NENG... GUGAAAH... ITU BUDAK GEURA COKOT...." (neng...neng... Bangun itu anakmu cepetan ambil) saat bundanya Jasmine terbangun dari sudut matanya melihat sosok nenek nenek memakai kerudung warna kuning duduk di sebelahnya, dan mukanya persis di telinganya. 

Malam malam berikutnya, jasmine semakin parah, dia gal mau tidur sama sekali sampai pagi, bermain sendiri aja, gangguan pun semakin macam macam, pintu kamar kakak iparku seperti ada yang mencakar, malamnya katanya terdengar suara seperti yg mencakar cakar pintu, dan besoknya ada bekas cakaran di pintunya. 

Seminggu sebelum lebaran ibu mertua sedang menggoreng kacang di dapur, dengan menggunakan kompor minyak, tiba tiba beliau lari kedepan dengan membawa kompor plus wajan yang sedang menyala dengan muka yang pucat 

"Nyak kenapa? Ada apa nya?" Tanya saya heran
"Barusan nyak ndelok wong larii melebu neng kamar mandi tapi ora ono sopo sopo neng buri kamar mandi" jawab ibu mertua sambil ngos gosan dan nangis, besok nya beliau minta pulang. 

Malam jum'at berikutnya saya mengadakan pengajian di Rumah, dengan tujuan membersihkan aura negatif di dalam rumah itu, ustadz yang memimpin pengajian bilang kalau mereka itu sudah ada sejak lama, dan bahkan menurut penglihatan mata batinnya Rumah itu adalah perkampungan  mereka, maka pasti banyak sekali mahluk astralnya dan mereka tidak bisa di usir atau di pindahkan.

"Kalau acep sama keluarga mampu bertahan silahkan tetap disini, tetapi kalau acep merasa gak kuat mending segera pindah, karena mereka tidak bisa di pindahkan" ujar ustadz. 

Karena uang sudah masuk dan cari kontrakanpun susah kami sepakat untuk tetap bertahan walaupun resikonya teror yang kami terima semakin dahsyat. 

Bundanya jasmine dan kaka ipar mudik ke jawa  sebelum lebaran, di rumah tinggal saya dan suaminya kaka ipar, malam sekitar jam 11 an saat itu saya udah di kamar dan mas Agus masih nonton tv, tiba tiba mas agus berteriak kencang sekali. Saya kaget lalu saya samperin dan pas saya datang posisi mas agus terduduk di depan kaca depan dengan muka pucat dan badan gemetararan, saya kasih air minum, setelah agak tenang "mas...  Kenapa?" Tanyaku

"Tadi pas mas lagi nonton, ada yang kayak ketuk ketuk kaca, mas pikir ada tamu, mas intip  bukain hordeng, taunya mas lihat muka rusak seperti wajah cewek rambutnya panjang berdarah darah nempel di kaca sambil merosot ke bawah, yaa mas kageeet lah liat deket banget kayak gituu" ujar mas Agus suaranya masih bergetar, besoknya mas Agus gak pulang entah nginep di mana. 

Malam itu kesempatan saya sendiri di rumah, kebetulan saya penasaran. Malam jam 10 saya baru pulang, sengaja saya matiin semua lampu kecuali lampu dapur, saya nyalain film horror di dvd kalo gak salah film jalangkung, suara saya kerasin pintu dapur saya buka, awal awal film tidak terjadi apa apa, lalu.... Di dapur seperti ada suara panci jatuh... Saya cek tak ada apapun, saya kembali nonton film, lalu ada seperti suara kantong keresek yang di mainin.... Saya cek lagi ke dapur.... Keresek yang seperti di gulung gulung kayak bola mantul mantul sendiri, saya ketawa "cuman gini doank ?" Tantang saya 
"ayoo muncul, masa sama yang lain berani muncul sama saya nggak" lanjut saya, lalu keresek itu saya ambil dan lansung saya lempar ke tempat sampah. Suasana jadi hening.....

Saya masuk lagi keruang tv, lanjutin nonton, tiba tiba pintu dapur di banting keras keras, saya jelas kaget.... Saya teriak teriak "dasaaar juriiig!!!! Sok kaluar sia teh!!!" Bentak saya kesel. Saya kunci pintu dapur dan kembali keruang tv, ku matiin dvd dan siap siap mau ke kamar, lagi lagi saya di bikin kaget, pintu dapur yang sudah saya kunci tiba tiba terbuka dengan kencang menimbulkan suara BRAAAKK...!!! yang sangat keras. 

"Bodo amat aah!!" Seru saya sudah males meladeni.

Malamnya saat saya tertidur saya bermimpi, di bawah tempat tidur saya ada dua buah kuburan yang sama dan di dapur itu ada semacam kuburan keluarga, sampai saya kesiangan buat sahur dan akhirnya puasa hari kedua terakhir itu tanpa sahur. Besok siangnya saya bertanya sama tetangga depan rumah

"Dulu itu daerah sini area pemakaman yang sangat besar dan sisanya yang dekat lapang bulutangkis itu, naah semua di pindahkan untuk di jadikan pemukiman, Rumah yang aa kontrak sekarang itu bangunan baru, sebelumnya itu kuburan keluarga dan kuburan suami istri yang baru menikah, meninggal karena kecelakaan. Sepertinya kuburannya gak dipindahin dulu deh, tapi yang punya rumah itu sih bilangnya di pindahin"  kata pak Heru (sebut saja namanya itu, soalnya saya lupa) 
"Oooh pantes..." Batinku, tapi setelah kejadian malam itu kami Alhamdulillah tidak mendapat gangguan lagi, walaupun jasmine masih suka bermain sendiri. Satu tahun kami ngontrak di situ, dan kami keluarga yang paling lama mengisi kontrakan itu. Kami pindah karena uang kontrakan di naikin harganya sama yg punya rumah. 

Katanya setelah kami pindah penampakan di rumah itu semakin banyak sampai akhirnya rumahnya di robohkan dan di bikin ulang.

Naah sebenarnya masih banyak cerita serem lainnya di rumah itu cuman saya keburu capek, tar lain kali saya sambung yaa....

Terima kasih....

.....TAMAT.....

Source: Fb:Dadang Lasmana

Untuk baca Thread Lainnya di Versi Mobile klik Versi Desktop dulu dibagian paling bawah,lalu pilih Label maupun Penulis,dan pilih judul yg mau di baca..
Enjoy!!!! 

Keluarga Hantu di Ruko Batam

  Keluarga Hantu di Ruko Batam A Thread #memetwit   @InfoMemeTwit Oleh: Ghost Writer (Cerita nyata - cerita mistis) Sembilan belas tahun yan...

Pengikut

Pembaca Cerita Horror

Arsip Blog

Cari Blog Ini